Jumat, 31 Mei 2013

Kurang kerjaan plus bawan modlah yang membuat jari jemariku mengetik tulisan ini. #FREE MEMORY


Hari ini, sejak pagi aku ingin sekali menangis mengingat ini adalah hari terakhir *semoga tidak* kami belajar  bersama-sama sebelum ulangan kenaikan kelas. tetapi aku ingat, terlalu mencolok jika aku melakukannya saat itu juga. aku hanya diam dan terus diam bahkan tak memperdulikan sekitarku. aku bahkan lupa sesuatu yg membuat kami cewek2 XD_MANCUNG terus terikat. "Arisan". hingga akhirnya aku terus dibuat pusing oleh mereka, tak tahu harus senang atau sedih. hingga aku benar-benar pusing dan mulai menangis kecil.
           Sebetulnya, aku bukan menangisi masalah arisan. hanya saja ....
berat sekali rasanya. bayangkan saja....

          Pernahkah kalian menyukai seseorang sejak semester 1 hingga hampir waktunya kenaikan kelas? mungki ada banyak. ya sayangnya dia telah memiliki seseorang yang ia Cintai. menurutmu sakitkah rasanya? menurutku ia mungkin, mengapa MUNGKIN? karena disamping itu aku juga tak ingin terlalu memakskan hatiku. Asal dia sudah tahu saja cukup bagiku.
            Aku memang sangat kecewa saat mendengar dia tela memiliki seseorang yang mengisi hatinya. Namun disamping itu aku juga salut padanya, yang sangat setia pada pacarnya disana. dia benar-benar luar biasa. Jarang sekali kan terungkap kata setia pada pasangan yang LDR.
            Aku benar-benar ingin melupakannya. tetapi itu sangat sulit karena aku sekelas dengannya.
saat-saat seperti ini harusnya aku bahagia karena aku takan melihatnya untuk sementara waktu tetapi...
saat pulang sekolah. saat sesi foto kelas, aku mulai merasa kantong air mataku akan meluap. aku mencoba tersenyum agar semua orang tak tau bahwa aku sangat sedih dengan ini semua. itu bertahan hingga ia keluar kelas. aku melihat punggungnya yang mulai menghilang di balik dinding. seakan-akan inilah pertemuan terakhir kami, aku mulai tak tahan, aku menangis, benar-benar tak ingin berpisah dengannya.
            menangis memang sia-sia. takkan membuat perubahan. Menangis, hanya itu yag dapat membuatku berbagi perasaanku terhadap orang yang melihatnya.

"Waktu telah lewat seperti ini
Aku mencoba melihat jejakmu tapi terhapus
Kenangan terakhir tentangmu terkunci di sudut airmataku
"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar